ILUSTRASI. PENJUALAN MOTOR. BERITAMUSI/Fransiskus Simbolon/23/06/2018

Reporter: Vina Elvira | Editor: Handoyo .

BERITAMUSI.COM – JAKARTA. Penjualan sepeda motor domestik mulai menunjukkan pertumbuhan di tahun 2021 setelah sebelumnya anjlok akibat pandemi Covid-19 yang menimpa Indonesia sejak Maret tahun lalu.

Berdasarkan data dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), angka penjualan sepeda motor pada periode Januari 2021 merupakan yang tertinggi sejak April tahun lalu, yakni mencapai angka 394,733. Kabar tersebut sontak disambut baik oleh sejumlah Agen Pemegang Merek (APM) motor. Salah satunya adalah PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) atau Yamaha. 

Manager Public Relation YIMM Anton Widiantoro menyebut, penjualan sepeda motor di awal tahun ini telah menunjukkan tren yang positif dibandingkan dengan tahun lalu. Pihaknya optimistis mendulang penjualan yang lebih baik lagi di tahun 2021. “Kami berharap tetap tumbuh terus di bulan-bulan selanjutnya, sehingga penjualan juga bisa terus meningkat,” ungkap Anton saat dihubungi BERITAMUSI, Minggu (21/3).

Ketika ditanya perihal target penjualan sepeda motor Yamaha di tahun ini, Anton enggan menyebutkannya secara rinci. Namun dia memastikan Yamaha akan menjual sepeda motor sebanyak mungkin sesuai dengan permintaan dan kebutuhan dari pelanggan.

Dihubungi secara terpisah, Dept Head of Sales & Marketing 2W PT Suzuki Indomobil Sales Yohan Yahya mengungkapkan hal yang senada dengan Anton. Pihaknya optimistis tren bisnis sepeda motor akan meningkat kembali seiring dengan program vaksinasi yang tengah dijalankan di tahun ini. 

“Kita optimistis market akan meningkat, karena kalau kita lihat vaksin sudah mulai berjalan tidak hanya di Indonesia tp seluruh dunia, artinya ekonomi global-pun akan membaik,” ungkap Yohan kepada BERITAMUSI, Minggu (21/3). 

Baca Juga: Astra Honda Motor bidik pertumbuhan penjualan sepeda motor 10% di tahun 2021

Di tahun 2021 Suzuki menargetkan penjualan sepeda motor sebanyak 71 ribu unit. Angka tersebut ditargetkan akan tumbuh 50% bila dibandingkan dengan penjualan di tahun 2020 yang berkisar pada angka 36 ribu unit. 

Tak hanya optimistis pada penjualan sepeda motor domestik, Yohan pun menilai pangsa pasar ekspor sepeda motor juga akan turut membaik di tahun ini. “Untuk ekspor kita juga sangat optimistis mengingat pasar di Eropa, Jepang dan negara negara lain sudah  hampir kembali normal,” terang Yohan.

Dikutip dari data AISI, diketahui bahwa pangsa pasar ekspor sepeda motor tanah air ikut merosot di tahun 2020. AISI mencatat total ekspor sepeda motor di sepanjang tahun 2020 adalah sebanyak 700 ribu unit atau menurun 13% dibandingkan dengan tahun 2019 yang mencapai angka 810 ribu unit. 

Meskipun begitu, pangsa pasar ekspor  pada periode Januari 2021 mulai menunjukkan pemulihan. Masih dikutip dari AISI, dicatatkan bahwa ekspor pada periode tersebut ada di kisaran angka 81 ribu unit. Angka tersebut merupakan yang tertinggi sejak Maret tahun lalu. 

Dikatakan Ketua Bidang Komersil AISI Sigit Kumala, dengan adanya tren positif di awal tahun ini, AISI menargetkan ekspor sepeda motor tanah air sebesar 15%. ““Kalau ekspornya, kita sih inginnya sekitar 15% dari total produksi sepeda motor nasional,” ungkap Sigit kepada BERITAMUSI, Minggu (21/3).

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di BERITAMUSI Store.





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *