BERITAMUSI.COM – TOKYO. Tiga kapal perang Angkatan Laut China, termasuk kapal perusak besar berpeluru kendali, terlihat di Selat Tsushima, Utara Pulau Kyushu, lalu berlayar ke Laut Jepang pada Kamis (18/3), Kementerian Pertahanan Jepang mengatakan, Jumat (19/3).

Kapal kelas Renhai adalah salah satu kapal perusak terbesar Angkatan Laut China, dan Pasukan Bela Diri Maritim Jepang (MSDF) mengonfirmasi keberadaan kapal perang itu di perairan dekat Jepang untuk pertama kalinya, menurut Staf Gabungan Kementerian Pertahanan Jepang.

Tetapi, Staf Gabungan Kementerian Pertahanan Jepang mengungkapkan, seperti dikutip Japan Times, ketiga kapal perang China tersebut tidak memasuki perairan teritorial Jepang atau mengambil tindakan untuk mengancam kapal perang atau pesawat MSDF.

Keberadaan kapal perang China itu di dekat perairan negeri matahari terbit selang dua hari setelah Jepang dan Amerika Serikat merilis pernyataan bersama pada Selasa (16/3) yang memperingatkan “pemaksaan dan perilaku destabilisasi” di kawasan oleh China.

Baca Juga: China: Pernyataan AS-Jepang adalah serangan jahat terhadap kebijakan luar negeri kami

Saat ini, Kementerian Pertahanan Jepang sedang menganalisis niat China dalam mengirim tiga kapal perang di dekat Jepang.

Menurut Staf Gabungan Kementerian Pertahanan Jepang, dua kapal perang dan sebuah pesawat pengintai P-3C MSDF melihat tiga kapal perang China tersebut sekitar 250 kilometer Barat Daya Tsushima sekitar pukul 11 ​​siang pada Kamis (18/3).

China mengerahkan kapal perusak rudal kelas Renhai pertamanya pada Januari 2020. Kapal perang ini dilengkapi dengan rudal peluncuran vertikal dan diyakini mampu meluncurkan rudal jelajah jarak jauh serta rudal supersonik anti-kapal.

Melansir Global Times, ketiga kapal perang China itu adalah kapal perusak berpeluru kendali Type 055 kelas 10.000 ton (Renhai) Nanchang, kapal perusak berpeluru kendali Type 052D Chengdu, dan fregat berpeluru kendali Type 054A Daqing.

Pelayaran tersebut di bawah komando kapal perusak Type 055 pertama China. Kapal perang ini memiliki panjang 180 meter dan lebar 22 meter serta 112 sel rudal peluncuran vertikal, yang mampu meluncurkan kombinasi rudal permukaan-ke-udara, rudal anti-kapal, rudal serangan darat, dan rudal anti-kapal selam.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *