ILUSTRASI. IHSG melemah pada hari ini ke 6.156,14.

Reporter: Kenia Intan | Editor: Anna Suci Perwitasari

BERITAMUSI.COM – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan hari ini. Rabu (24/3), IHSG melorot 1,54% atau 96,572 poin ke level 6.156,14. 

Analis MNC Sekuritas Aqil Triyadi mengatakan, koreksi hari ini diperberat sentimen meningkatnya kasus Covid-19 di Benua Eropa yang mencapai 162.860 orang. Sehingga, beberapa negara seperti Prancis dan Jerman kembali menerapkan lockdown

Selain itu, pelaku pasar juga sedang mewaspadai ketegangan antara Amerika Serikat (AS), Uni Eropa, Inggris, Kanada setelah pemberlakuan sanksi kepada China yang diduga terlibat pelanggaran HAM terhadap etnis minoritas Xinjiang. Hal tersebut berpotensi dibalas China. 

Pergerakan IHSG pada hari ini pun sejalan dengan mayoritas bursa di kawasan Asia Pasifik. Mengutip data dari Bursa Efek Indonesia (BEI), pelemahan paling dalam dirasakan oleh indeks Nikkei225 yang anjlok 2,04%. Disusul, indeks HSI di Hongkong yang ambles 2,03%, VN-Index di Vietnam juga melorot 1,83%. 

“Dengan tertembusnya level suport di 6.167, maka kami memperkirakan IHSG masih rawan untuk terkoreksi untuk menuju area 6.000 hingga 6.150,” jelas Aqil kepada BERITAMUSI.COM, Rabu (24/3).

Kendati berpotensi melorot lagi, Aqil tidak menutup kemungkinan adanya peluang penguatan dalam jangka pendek dengan level resisten di 6.179 hingga 6.226. 

Baca Juga: IHSG melemah 1,54% ke 6,156 pada perdagangan Rabu (24/3), asing catat net buy

Menurut dia, pergerakan IHSG pada Kamis (25/3) masih didominasi oleh sentimen global dan bursa Asia, termasuk lockdown di beberapa negara Eropa dan ketegangan geopolotik yang melibatkan AS, Uni Eropa, Inggris, Kanada dengan China. 

Sementara itu, CEO PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya  mengungkapkan, gelombang tekanan dalam pergerakan IHSG terlihat belum akan berakhir. Menurutnya, suport level terdekat tampak kembali diuji. 

“Namun mengingat kuatnya fundamental perekonomian Indonesia IHSG masih berpeluang untuk mengalami teknikal rebound,” ujar William dalam riset yang diterima BERITAMUSI.COM, Rabu (24/3). Adapun IHSG diprediksi akan bergerak di level 6.088 hingga 6.298. 

Sehingga, lanjutnya, jika terjadi koreksi wajar para investor masih dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target jangka pendek. Beberapa saham yang bisa dicermati seperti TLKM, SMGR, ICBP, INDF, CTRA, MYOR, dan ERAA. 

 

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di BERITAMUSI Store.





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *