ILUSTRASI. Uang rupiah.

Reporter: Achmad Jatnika | Editor: Herlina Kartika Dewi

BERITAMUSI.COM – JAKARTA. Rupiah melemah 0,19% pada penutupan perdagangan Senin (29/3) ke level Rp 14.445 per dolar Amerika Serikat dari sebelumnya Rp 14.417 per dolar AS di penutupan pasar hari Jumat (26/3). Sementara itu rupiah di kurs tengah BI (Jisdor) menguat 0,08% menjadi Rp 14.434 per dolar AS.

Menurut Internasional Berjangka Sutopo Widodo mengatakan, rupiah pada perdagangan Selasa (30/3) akan bergerak stabil dengan kecenderungan melemah, karena kurva imbal hasil US Treasury yang stabil berkat beberapa data ekonomi seperti inflasi yang lebih lemah telah membawa ketenangan ke pasar keuangan di pekan lalu. 

“Fokus untuk minggu ini datang dari pasar tenaga kerja. Non farm payroll diperkirakan akan mencatat kenaikan kuat, setelah pelonggaran penuh di beberapa negara bagian AS.  Kenaikan gaji non-pertanian untuk Maret diantisipasi 500.000, jam kerja diasumsikan rebound 1,0% dengan kenaikan minggu kerja dari 34,6 ke 34,8 akibat cuaca di bulan Februari,” katanya.

Baca Juga: Rupiah diprediksi masih akan tertekan pada perdagangan Selasa (30/3)

Akan tetapi, menurutnya dengan target vaksinasi yang digandakan di AS membuat proyeksi pertumbuhan ekonomi AS dapat berjalan lebih cepat, dan berpengaruh kurang baik pada rupiah.

Untuk Selasa (30/3), Sutopo memproyeksikan rupiah akan cenderung melemah, di kisaran level Rp 14.412 per dolar AS – Rp 14.475 per dolar AS.

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di BERITAMUSI Store.





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *