ILUSTRASI. Ritel H&M

Sumber: BBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

BERITAMUSI.COM – BEIJING. Pemerintah China telah mengeluarkan ancaman kepada merek pakaian H&M, bahwa mereka tidak akan menghasilkan sepeser pun di negara itu jika menolak membeli kapas dari wilayah Xinjiang.

Melansir BBC, H&M dan merek Barat lainnya menghadapi reaksi keras di China setelah mereka menyatakan keprihatinan tentang dugaan penggunaan kerja paksa dalam produksi kapas.

China telah dituduh memaksa anggota minoritas Uighur, yang sebagian besar Muslim, untuk memetik kapas di Xinjiang.

China membantahnya dan, dalam beberapa hari terakhir, merek-merek Barat menghadapi aksi boikot.

Baca Juga: Balas dendam, China hapus H&M dari pencarian di internet

“Saya tidak berpikir sebuah perusahaan harus mempolitisasi perilaku ekonominya. Bisakah H&M terus menghasilkan uang di pasar China? Tidak lagi,” kata Xu Guixiang, juru bicara pemerintah Xinjiang, pada konferensi pers pada hari Senin (30/3/2021).

Xu mengatakan, keputusan beberapa merek untuk berhenti membeli kapas Xinjiang “tidak masuk akal”, membandingkannya dengan “mengangkat batu untuk menjatuhkannya ke diri sendiri”.

H&M belum menanggapi permintaan komentar dari BBC.

Baca Juga: Sekelompok hacker China manfaatkan Facebook untuk mata-matai warga Uighur

Pernyataan juru bicara China menimbulkan keraguan atas masa depan perusahaan Swedia di salah satu pasar terbesar dunia.






Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *