BERITAMUSI.COM – YOGYAKARTA. Libur panjang paskah pada awal bulan April 2021 membuat jalan-jalan di Yogyakarta mulai dipadati kendaraan dari luar daerah. 

Namun, para wisatawan luar daerah wajib melengkapi diri dengan surat tes Covid-19 dengan hasil negatif. 

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Singgih Raharjo mengatakan, selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) masih berlangsung, wisatawan yang hendak masuk DIY wajib membawa syarat itu. 

“Selama PPKM sampai hari ini kan tidak ada pencabutan untuk itu ya pelaku perjalan itu jadi tetep pakai syarat antigen itu. Itu masih berlaku,” kata dia kepada Kompas.com, Jumat (2/4/2021). 

Singgih melanjutkan, surat keterangan rapid test dengan hasil negatif wajib dibawa selama berwisata di wilayah DIY dan juga menjadi syarat untuk menginap di penginapan. 

Baca Juga: Dalam enam jam, Gunung Merapi luncurkan tiga kali awan panas dan 16 kali guguran lava  

“Persyaratan itu kan diwajibkan untuk pelaku perjalan dari luar daerah. Kalau dalam daerah sendiri tidak,” ujar dia. 

Bisa pakai GeNose

Sejak 1 April 2021 tidak hanya hasil rapid test antigen atau PCR saja yang digunakan. Wisatawan juga boleh membawa hasil GeNose C-19 karena sudah digunakan sebagai syarat perjalanan di stasiun maupun bandara. 

“Per 1 April di Bandara YIA sudah mulai diberlakukan (GeNose), terus di kereta juga. Saya kira itu juga bisa bagian dari skrining itu sendiri,” imbuh Singgih. 

Ia meneruskan, libur panjang kali ini sudah terjadi pergerakan wisatawan masuk ke DIY. Terlebih sebentar lagi Ramadhan, sehingga banyak warga yang pulang sejenak untuk nyadran atau ziarah ke makam. 

“Saya melihat di hari ini kan libur nasional itukan bertepatan dengan menjelang Ramadhan, saya belum cek visiting Jogja ya. Tapi saya melihat di jalan itu sudah terjadi peningkatan (jumlah kendaraan). Mungkin pada nyadran,” sambung Singgih.   

Peningkatan jumlah wisatawan yang masuk diperkirakan sejak kemarin, Singgih menambahkan menurut data Visiting Jogja jika ada libur panjang puncaknya berada di hari Sabtu atau Minggu. 

“Kemarin sudah mulai terasa itu. Tapi saya belum cek lagi di visiting Jogja. Biasanya kalau trennya visiting Jogja itu di Sabtu Minggunya jadi peaknya di minggunya biasanya,” imbuhnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com berjudul: “Syarat Terbaru Berwisata ke DIY, Bisa Pakai Hasil Tes GeNose”

Penulis : Kontributor Yogyakarta, Wisang Seto Pangaribowo
Editor : Anggara Wikan Prasetya

 

Editor: Herlina Kartika Dewi



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *