BERITAMUSI.COM – JAKARTA. Sepanjang tahun 2020, emiten rumah sakit PT Siloam International Hospitals Tbk mencetak pertumbuhan baik dari sisi top line maupun bottom line.

Emiten dengan kode SILO itu mencatat pertumbuhan pendapatan hingga 1,31% year on year (yoy) menjadi Rp 7,11 triliun dari sebelumnya Rp 7,02 triliun.

Di sisi lain, SILO mencetak laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk menjadi Rp 116,16 miliar. Tahun lalu, SILO menanggung rugi hingga Rp 338,77 miliar.

“Sebagian laba kami akan dikembalikan pada pemegang saham dalam bentuk dividen,” ujar manajemen SILO dalam keterangan resminya, Kamis (1/4).

Melalui persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Siloam akan membayarkan dividen biasa sebesar Rp 56 miliar, merepresentasikan rasio pembayaran dividen sebesar 45% dari laba bersih.

Baca Juga: Pendapatan Siloam International (SILO) tumbuh 1,31% sepanjang tahun 2020

Lebih lanjut diungkapkan, dengan persetujuan RUPS,  SILO akan membayar satu kali dividen khusus sebesar Rp 170 miliar untuk mengapresiai kesuksesan transformasi bisnis.

Dengan demikian, secara total pemegang saham akan menerima Rp 226 miliar dalam bentuk dividen untuk tahun 2020. Adapun jumlah dividen masih akan ditentukan dalam RUPS.

Sekadar informasi, mengutip website Bursa Efek Indonesia (BEI), dalam waktu dekat SILO berencana menggelar RUPS, Rabu 28 April 2021.

Adapun rapat tersebut dapat diikuti oleh pemegang saham yang namanya secara sah tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada tanggal 5 April 2021 pukul 16.15 JATS.

 



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *